top of page

Berlanjut atau berlalu?

Writer: Luna lara
Luna lara
Nov 16, 2021
1 min read

Pun bukan hanya sekedar rasa, tertoreh sedikit luka. Entah apa, kelabu atau biaskah pikirmu, aku tak dapat menerka isi kepala. Saban hati berlalu, hanya ada rasa yang kian membelenggu. Benar sang puan menaruh hati, tapi tidak terlalu buta untuk merasa bahwa semuanya tidak baik-baik saja, walau ketika pesan sampai mampu menghapus sendu, ketika gelap menerjang pikiran itu kan kembali.

Benarkah sang tuan menaruh hati? Atau sekedar berlabuh karena tak percaya diri; akan jisim pun pikir yang mengambang. Pertanyaan kerap muncul, apakah sulit tuk mengutarakan yang tersirat dalam benak? Biar aku tak selalu menerka yang berakhir menyeka air mata. Aku takut, takut jika lelahku datang ego kan menggiringku tuk lepas dari ikatan ini.

 
 
 

Recent Posts

See All
Rasa.

Binar cahaya pada netra sang tuan tak pernah gagal menggiring perasaan menggelitik, mengukir kurva samar pada roman. Ingin selalu berada...

 
 
 
Pikir atau hatikah?

Samar-samar kian terasa, ada benturan dalam diri. Haruskah sang puan berlalu atau kian larut dalam rasa yang membelenggu. Pun ia tau...

 
 
 
Kelu kelabu.

Tiap kali baskara mengurung diri dan sang luna memendar cahaya, sebuah awan kelabu kan datang menutup kedua iris sang dara; sekon...

 
 
 

Comments


Drop Me a Line, Let Me Know What You Think

Thanks for submitting!

© 2023 by Train of Thoughts. Proudly created with Wix.com

bottom of page