top of page

Roman.

Writer: Luna lara
Luna lara
Oct 4, 2021
1 min read

Sekalipun tak pernah terbesit dalam benak, bahwa sosok tuan kan menjadi sebuah distraksi bagi puan kala mengerjap iris, memantik kurva samar pada roman yang enggan sirna tiap kali netra jelaga berpendar. Mungkin sang puan tengah berada diambang pintu, sekiranya merasa bingung dengan rasa dan ilusi yang saban hari kian berkecamuk.

Puan dengan jenama Dara ini meyakini sebuah lelucon yang memancing gelak menjadi alasan bahwa impresi tentang pemuda satu ini terpecah belah, bukan, memang sejak awal menaruh atensi, hanya tidak ingin terjun menyelami dunianya.

Makin hari makin menarik bak magnet dan sang dara adalah remah besi. Yang kuyakini engkau adalah sosok sempurna; selalu kucari, dengan kenyataan menampar jika aku tak pernah menggubris atensimu.

 
 
 

Recent Posts

See All
Rasa.

Binar cahaya pada netra sang tuan tak pernah gagal menggiring perasaan menggelitik, mengukir kurva samar pada roman. Ingin selalu berada...

 
 
 
Pikir atau hatikah?

Samar-samar kian terasa, ada benturan dalam diri. Haruskah sang puan berlalu atau kian larut dalam rasa yang membelenggu. Pun ia tau...

 
 
 
Berlanjut atau berlalu?

Pun bukan hanya sekedar rasa, tertoreh sedikit luka. Entah apa, kelabu atau biaskah pikirmu, aku tak dapat menerka isi kepala. Saban hati...

 
 
 

Comments


Drop Me a Line, Let Me Know What You Think

Thanks for submitting!

© 2023 by Train of Thoughts. Proudly created with Wix.com

bottom of page